Pages

Ads 468x60px

Minggu, 30 Oktober 2011

SUMBER, BUKTI, FAKTA SEJARAH


1. SUMBER SEJARAH
Beberapa pendapat dari ahli
a.R. Moh Ali
            Sumber sejarah adalah segala sesuatu yang berwujud dan tidak berwujud serta berguna bagi penelitian sejarah Indonesia sejak zaman Purba sampai sekarang.
b.Zidi Gozalba
            Sumber sejarah adalah warisan yang berbentuk lisan, tertulis, dan visual.
c.Muh yamin
            sumber sejarah adalah kumpulan benda kebudayaan untuk membuktikan sejarah.
Dapat disimpulkan bahwa sumber sejarah adalah segala warisan kebudayaan yang berbentuk lisan, tertulis, visual serta daapat digunakan untuk  mencari kebenaaran, baik yang terdapat di Indonesia maupun di luar wilayah Indonesia sejak zaman Prasejarah sampai sekarang.


Sumber sejarah terbagi menjadi 3 yaitu:
a.Sumber tertulis
            sumber tertulis adalah segala keterangan dalam bentuk laporan tertulis yang memuat fakta-fakta sejarah secara jelas. sumber uini dapat ditemukan  pada batu, kayu, kertas, dinding gua.
b.Sumber lisan
            sumber lisan adalah segala keterangan yang dituturkan oleh pelaku atau saksi peristiwa yangterjadi di masa lalu. sumber ini merupakan sumber pertama yang digunakan manusia dalam mewariskan suatu peristiwa sejarah namun kadar kebenaran nya  sangat terbatas karena terntung pada kesan, ingatan, dan tafsiran si pencerita.
c.Sumber benda
            Sumber benda adalah segala keterangan yang dapat diperoleh dari benda-benda peninggalan budaya atau lazim dinamakan  benda-benda purbakala atau kuno. sumber ini dapat ditemukan pada benda-benda yang terbuat dari batu, logam, kayu, tanah.
Sumber sejarah dapat juga dibedakan menjadi:
1. Sumber Primer
            sumber primer adalah kesaksian dari seorang saksi yang melihat peristiwa bersejarah dengan mata kepala sendiri atau saksi denganmenggunakan panca indera lain atau dengan alat mekanis yang hadir pada peristiwa itu (saksi pandangan mata, misalnya kamera, mesin ketik, alat tulis, kertas. sumber primer haruslah sezaman  dengan peristiwa yang dikisahkan.
2. Sumber Sekunder
            sumber sekunder adalah kesaksian dari siapa pun yangbukan  merupakan saksi pandangan mata, yaitu seseorang yang tidak hadir  pada peristiwa yang dikisahkan . misalnya hasil liputan  koran dapat menjadi sumber sekunder  karena koran tidak hadir langsung pada suatu peristiwa. peliputnya (wartawan) yang hadir pada peristiwa itu terjadi.

2. BUKTI SEJARAH
Bukti sejarah terbagi menjadi:
a.Bukti tertulis
            Bukti tertulis miripp dengan sumber tertulis pada sumber sejarah yang memuat fakta-fakta sejarah secara jelas. bukti tidak tertulis dapat berupa cerita atau tradisi.
b.Bukti tidak tertulis
            Bukti tidak tertulis sudah barang tentu tidak berwujud benda konkret, meskiopun         demikian  mengandung unsur-unsur sejarah. bukti tidak tertulis dapat berupa cerita atau tradisi.

3. FAKTA SEJARAH
            Fakta Sejarah adalah data yang terseleksi yang berasal dari berbagai sumber sejarah. dalam fakta sejarah  terdapat beberapa unsur, yaitu:
a.Fakta Mental
            Fakta Mental adalahkondisi yang dapat  menggambarkan kemungkinan suasaana alam, pikiran, pandangan hidup, pendidikan, status sosial, perasaan, dan sikap yang mendasari penciptaan suatu benda. misalnya pembuatan pembuatan nekara perunggu.
b.Fakta Sosial
            Fakta Sosial adalah kondisi yang dapat  menggambarkan tentang  keadaan sosial di sekitar tokoh pencipta benda, seperti suasana zaman, keadaan lingkungan, dan sistem kemasyarakatannya. berdasarkan hasil penemuan benda-benda sejarah , seorang sejarawan dapat memperkirakan fakta sosialnya.
            Bukti dan fakta sejarah merupakan kumpulan peristiwa yang dipilih berdasarkantingkat keerartian dan keterkaitannya dengan proses sejarah tertentu. berbagai macam  fakta yang pada awalnya berdiri sendiri direkonstruksi kembali menjadi satukesatuan yang saling berhubungan  dan bermakna. berbagai peristiwa masa lalu, bahkan ratusan tahun lalu yang dapat direkonstruksi kembali berdasarkan sumber-sumber sejarah.





ARTEFAK
Artefak adalah benda-benda peninggalan sebagai hasil kebudayaan masyarakat pada zamannya. Berdasarkan alat-alat yang dibuat, hasil peninggalan masyarakat prasejarah, yaitu:
A.     ZAMAN BATU

  1. Zaman Batu Tua (Paleolithikum)
    1. Kebudayaan Pacitan
    2. Kebudayaan Ngandong (Tulang dan Tanduk)

  1. Zaman Batu Tengah (Mesolithikum)
    1. Kapak Sumatra berbentuk lonjong,bulat dan lancip.
    2. Tradisi Serpih Bilah
    3. Gua-Gua Batu Karang
    4. Alat-Alat Tulang
    5. Batu-Batu penggiling beserta Landasannya

  1. Zaman Batu Baru (Neolithikum)
    1. Kapak Bahu
    2. Kapak Lonjong
    3. Waruga
    4. Punden Berundak
    5. Arca

  1. Zaman Batu Besar (Megalithikum)
    1. Menhir
    2. Dolmen
    3. Sarkofagus atau Keranda
    4. Kubur Batu


B.     ZAMAN LOGAM

1.   Zaman Perunggu
a.  Nekara
b.  Bejana
c.  Perhiasan
d.  Moko
e.  Ujung Tombak

2. Zaman Besi
a.   Mata Kapak
b.   Mata Sabit
c.   Mata Pisau

BANGUNAN CANDI
Salah satu jejak peninggalan sejarah adalah Candi. Suatu bangunan yang merupakan wujud akulturasi budaya India dan Indonesia. Di India candi disebut dewa grha artinya rumah dewa. Di Indonesia candi di hubungkan dengan candika sebutan untuk dewi durga sebagai dewa maut.

Bagian-bagian candi, terdiri dari :
  1. kaki candi : bentuknya persegi dan di tengahnya ada yang di tanam pripih.
  2. tubuh candi : terdri atas sebuah bilik yang isinya arca perwujudan.
  3. atap candi : terdiri dari tiga tingkatan, bagian atas lebih kecil daripada puncaknya,                         ada lingga atau stupa.

Sudut Pandang
ARAH HADAP
Jawa Tengah : Timur
Jawa timur    :  Barat

PATUNG-PATUNGNYA
Jawa Tengah : Bentuk patungnya lemah gemulai
Jawa timur    :  Lebih kaku, agak tegak

KOMBINASI KATA MAKARA
Jawa Tengah : Di atas pintu masuk dan tipenya tidak rahang bawah
Jawa timur    :  Kala dengan rahang bawah

ARAH RELIEF
Jawa Tengah :  Berputar mengkanankan candi
Jawa timur    :  Berputar mengkirikan candi

BENTUK RELIEF
Jawa Tengah :  3 dimensi
Jawa timur    :  2 dimensi

BENTUK BANGUNAN
Jawa Tengah :  Tambun
Jawa timur    :   Langsing

SUSUNAN CANDI
Jawa Tengah : Induk berada ditengah
Jawa timur    :  Induk berada di belakang

BAHAN BANGUNAN
Jawa Tengah : Batu keras yang berkualitas bagus
Jawa timur    : Batu merah (batu bata) atau campuran

PERISTIWA SEJARAH
Peristiwa-peristiwa yang terjadi sejak masa lampau menjadi materi yang sangat penting dalam pembahasan ilmu sejarah. Bahkan melalui peristiwa-peristiwa itu, ilmu sejarah mendapat suatu gambaran tentang kehidupan manusia di masa lampau, atau dapat mengetahui sebab dan akibat terjadi suatu peristiwa sejarah.

CONTOH PERISTIWA SEJARAH
1.      Pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri Organisasi Budi Utomo yang menandai
      kebangkitan perjuangan bangsa yang bersifat nasional dalam melawan penjajah
2.      Tanggal 10 november 1945, terjadi peristiwa Surabaya yang di pimpin Bung Tomo dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
3.      Tanggal 20 Mei 1998 terjadi peristiwa pengunduran diri Soeharto sebagai Presiden RI yang menandai Indonesia memasuki zaman Reformasi.
4.      Tanggal 17 Agustus 1945, terjadi peristiwa proklamasi kemerdekaan RI yang di bacakan oeh Presiden Ir.Soekarno.
5.      tanggal 24 Desember 2006 Nanggroe Aceh Darussalam terkena musibah Tsunami.
6.      Perang Dunia Pertama tahun 1914-1918
7.      Perang Dunia ke dua tahun 1939-1945


PENINGGALAN SEJARAH
            Banyak kota-kota di Indonesia yang meninggakan sejarah dan  aset-aset budaya yang harus kita abadikan, Berikut adalah peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di Indonesia:
A. Buku – Buku
  1. Kitab Mahabarata, dikarang oleh Resi Wiyasa.
  2. Kitab Ramayana, dikarang oleh Mpu Walmiki.
  3. Arjuna Wiwaha, di karang oleh Mpu Kanwa (pada zaman kerajaan Airlangga, Kahuripan).
  4. Kitab Negarakertagama, dikarang oleh Mpu Prapanca (pada zaman  Majapahit).
  5. Kitab,Sotasoma, di karang oleh Mpu Tantular (pada zaman Majapahit).
B. Prasasti-Prasasti
  1. Prasasti Kebon Kopi, di daerah Bogor, Jawa Barat.
  2. Prasasti Jambu, di daerah Bogor, JawaBarat.
  3. Prasasti Kedukan Bukit (684 M), di dekat Palembang.
  4. Prasasti Kedu (907 M), dari Raja Blitung, Kerajaan Mataram Hindu.
  5. Prasasti Karang Berahi, di daerah Jambu Hulu.
C. Candi-Candi
  1. Candi Muara Tikus : di Jambi.
  2. Candi Gunung Wukir : di Magelang, Jawa Tengah.
  3. Candi Kalasan : di Yogyakarta.
  4. Candi Condong songo : di Semarang, Jawa Tengah
  5. Candi Mendut : di Magelang, Jawa Tengah
D. Arca – Arca
  1. Arca Buddha : di Candi Mendut.
  2. Arca Rara Junggrang : di Candi Prambanan.
  3. Arca Ken Dedes : di Candi Singasari.
  4. Arca Airlangga: di Candi Belahan.
  5. Arca Kertajasa : sebagai Harihara
E. Keraton / Istana Raja
  1. Keraton Susuhunan, di Surakarta.
  2. Keraton Mangkunegaran, diSurakarta.
  3. Keraton Kasultanan, di Yogyakarta.
  4. Keraton Paku Alam, di Yogyakarta.
  5. Keraton Kasepuhan, di Cirebon.
F. Bangunan Mesjid
  1. Mesjid Raya, di Aceh, Daerah Istimewa Aceh.
  2. Mesjid Demak, di Demak, Jawa Tengah.
  3. Mesjid Banten, Jawa Barat.
  4. Mesjid Katangka, di Katangka, Sulawesi selatan.
  5. Mesjid Azisi, di langkakt. Sumatra Utara.
G. Makam-Makam Peninggalan Sejarah.
  1. Makam Raja - raja demak Demak, di Demak, Jawa Tengah.
  2. Makam Raja - raja Mataram. di Imogiri.
  3. Makam Raja - raja Mangkunegara, - di istana   Giri Tengah.
  4. Makam Maulana Malik Ibrahim, di Gresik, Jawa timur.
  5. Makam Sunan Giri, di Gresik, Jawa Timur.
H. Benteng - Benteng Bersejarah
  1. Benteng, Inang Bale : di Aceh, Daerah Istimewa Aceh.
  2. Benteng, Bonjol : di Bonjol  Sumatra Barat
  3. Benteng Duurstede : di Saparua, Maluku.
  4. Benteng Surason : di Banten, JawaBarat.
MONUMEN PERINGATAN PERISTIWA BERSEJARAH
            Peristiwa-peristiwa penting dalam berkehidupan berbangsa, Indonesia memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia untuk selanjutnya, maka tidak hanya untuk di kenang sebagai gambaran pada peristiwa sejarah. Tetapi lebih dari itu, agar generasi muda bangsa Indonesia mampu menerima pesan atas nilai-nilai sejarah yang ada di dalamnya. Itulah makna didirikannya Monumen Peringatan, yaitu sebuah tugu yang di bangun sebagai tanda bahwa di tempat itu telah terjadi peristiwa.
CONTOH MONUMEN PERINGATAN PERISTIWA SEJARAH
1.      Monumen Nasional
2.      Monumen Pancasila Sakti
3.      Monumen Trikora
4.      Monumen 10 November
5.      Monumen Juang ‘45

Periodisasi dan Kronologi Sejarah

1.periodisasi sejarah

            Sejarah merupakan sebuah proses perjalanan waktu yang sangat luas dan panjang areanya dalam rentang waktu itulah sejarah melewati ratusan bahkan ribuan tahun dengan melibatkan perubahan dalam kehidupan manusia yang sangat banyak. Mengkaji semua peristiwa sejarah yang luas dan panjang secara rinci sangatlah susah, untuk itulah maka digunakan pemisahan yang biasanya didasarkan pada momentum tertentu.

            Suatu momentum yang dapat memberikan petunjuk adanya karakteristik dari suatu kurun waktu yang satu berbeda dengan kurun waktu lainnya. Hal itulah yang dinamakan dengan periodisasi sejarah. Contoh periodisasi sejarah dalam masyarakat tradisional biasanya di dasarkan pada kurun waktu kekuasaan raja

Secara umum periodisasi sejarah Indonesia dikelompokan menjadi beberapa jaman yaitu :-prasejarah (jaman batau dan jaman logam )
-masuk dan berkembangnya pengaruh budaya India
-masuk berkembangnya islam
-jaman colonial
-jaman pendudukan jepang
-revolusi kemerdekaan
-masa orde lama
-masa orde baru
-masa reformasi

            Tujuan di buatnya periodisasi bukan berarti memutuskan peristiwa yang satu dengan yang lainnya , karena dalam sejarah aspek kesinambungan dan kontinuitas merupakan suatu hal yang pokok

2.kronologi sejarah

            Tujuan dibuatnya kronologi dalam sejarah adalah agar penyusunan berbagai peristiwa sejarah dalam periodisasi tertentu tidak tumpangtindih atau rancu dengan metode lainnya . kronologi sejarah berarti sesuai dengan urutan waktu kejadian dari peristiwa sejarah tersebut , sehingga tidak berlangsung secara loncat-loncat . walaupun demikian susunan kejadian berdasarkan urutan waktu tersebut harus tetap berkisinambungan dan menunnjukan kuasalitas (sebab-akibat) . penyusunan peristiwa berdasarkan urutan waktu tanpa adanya hubungan sebab akibat dinamakan kronik , bukan sebagai sejarah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar